in

Bagaimana kaitan antara hubungan hukum dan hak&kewajiban, dan akibat hukum berikan contohnya?

soal:

Bagaimana kaitan antara hubungan hukum dan hak&kewajiban, dan akibat hukum berikan contohnya?

jawaban:

Promot Content

Hukum mengatur hubungan hukum, yaitu hubungan yang menimbulkan akibat hukum. Hubungan hukum itu terdiri dari ikatan-ikatan antara individu dan masyarakat dan antara individu itu sendiri. Ikatan-ikatan itu tercermin pada hak dan kewajiban. Dalam mengatur hubungan-hubungan hukum itu caranya beraneka ragam. Kadang-kadang hanya dirumuskan kewajiban -kewajiban seperti pada hukum pidana, yang sebagian besar peraturan -peraturannya terdiri dari kewajiban-kewajiban. Sebaliknya sering juga hukum merumuskan peristiwa-peristiwa tertentu yang merupakan syarat timbulnya hubungan hukum. Dalam usahanya untuk mengatur, hukum menyesuaikan kepentingan perorangan dengan kepentingan masyarakat dengan sebaik-baiknya, artinya berusaha mencari keseimbangan antara memberi kebebasan kepada individu dan melindungi masyarakat terhadap kebebasan individu. Mengingat bahwa masyarakat itu terdiri dari individu-individu yang menyebabkan terjadinya interaksi, maka akan selalu terjadi konflik atau ketegangan antara kepentingan perorangan dan antara kepentingan perorangan dengan kepentingan masyarakat. Hukum berusaha menampung ketegangan atau konflik ini sebaik-baiknya. Contoh nya buruh menuntut hak dan kewajiban nya sebagai buruh
kewajiban ini merupakan kewenangan yang diberikan kepada seseorang oleh hukum. Kalau hukum itu sifatnya umum (berlaku bagi setiap orang), maka hak dan kewajiban itu sifatnya individual (melekat pada individu). Hukum melindungi kepentingan manusia dengan cara mengalokasikan suatu kekuasaan kepadanya untuk bertindak dalam rangka kepentingannya tersebut. Pengalokasian kekuasaan ini dilakukan dengan teratur, dalam arti ditentukan kelua san dan kedalamannya. Kekuasaan yang demikianlah yang disebut sebagai hak. Dengan demikian tidak setiap kekuasaan dalam masyarakat itu dapat disebut sebagai hak, melainkan hanya kekuasaan tertentu saja, yaitu yang diberikan oleh hukum kepada seseorang contoh seseorang menyewa rumah kepada seseorang maka di wajib membayar sewaPermalinkShow parentReply

Secara sosiologis norma-norma dapat dibedakan berdasarkan kekuatan mengikat sebagai berikut…. (mulai dari kiri ke kanan )

Bagaimana hubungan hukum obyektif dengan tujuan hukum keadilan, ketertiban atau kepastian, dan kemanfaatan. Berikan contoh-contohnya?.